Ekonomi

Menyiasati Mahalnya Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadhan

Athifa Hasanah 

Harga kebutuhan pokok saat ini sudah menunjukkan kenaikan signifikan. Padahal masih sekitar satu bulan lagi menjelang Ramadhan tapi ibu rumah tangga khususnya sudah mengeluhkan kenaikan berbagai harga kebutuhan sehari-hari. Mulai dari beras, telur, daging, sampai sayur mayur sudah mulai merangkak naik. Ini merupakan fenomena tahunan dan wajar terjadi.

Sayangnya tidak diikuti dengan kenaikan pendapatan sehingga terasa memberatkan. Sementara selama ramadhan masyarakat muslim berupaya menyediakan makanan bergizi untuk keluarga. Belum lagi keperluan menjelang dan selama lebaran Idul Fitri. Supaya tidak boncos Anda bisa menyiasatinya dengan beberapa trik berikut ini.

Update Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadhan

Sebagai salah satu langkah antisipasi terhadap kenaikan harga yang tidak diiringi dengan kenaikan pendapatan, Anda harus konsisten meng-update harga pasar. Tujuannya mengetahui perkembangan harga pasar adalah sebagai berikut:

  1. Membantu Mengatur Prioritas Belanja

    Mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok membantu Anda mengatur prioritas, mana yang harus ada dan tidak. Misalnya beras sebagai makanan utama dan sumber karbohidrat tidak dapat diganti karena sudah jadi kebiasaan konsumsi sehari-hari.

    Keperluan selain beras dapat dikurangi atau ditiadakan sama sekali jika bukan merupakan makanan utama. Contoh, mulai mengurangi konsumsi gula, mengurangi mengolah makanan digoreng sehingga belanja minyak goreng bisa dikurangi.

  2. Mencari Barang Substitusi

    Kesempatan mencari barang substitusi untuk memenuhi konsumsi selama bulan Ramadhan masih terbuka lebar. Misalnya telur sebagai sumber protein, harganya paling fluktuatif saat ini. Anda bisa mencari alternatif misalnya tahu tempe berkualitas.

    Barang substitusi ini akan memudahkan Anda mengatur menu sehari-hari sehingga tidak banyak merubah anggaran belanja. Justru bisa lebih hemat jika menemukan barang substitusi yang lebih murah.

  3. Melakukan Stok Barang sebelum Kenaikan

    Informasi paling aktual terhadap harga kebutuhan pokok membantu Anda untuk melakukan stok barang. Menyetok barang cukup efisien dilakukan sebagai antisipasi kenaikan yang lebih tinggi lagi.

    Namun perlu diperhatikan, karena menyetok untuk jangka waktu cukup lama maka caranya harus tepat. Misalnya sayuran harus dipilih yang bisa dibekukan, sama seperti menyimpan daging, ikan dan aneka seafood.

Berbelanja Kebutuhan Pokok dengan Cermat

Menyiasati potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan juga bisa dilakukan dengan mengatur alokasi belanja bulanan dengan cermat. Sebelum Ramadhan umumnya para ibu rumah tangga membeli dan menyetok bahan makanan kategori makanan ringan.  Seperti kurma, aneka cemilan, kue kering, frozen food, sirup, hingga buah-buahan.

Tujuannya adalah untuk makanan takjil atau menu berbuka. Hal ini boleh-boleh saja karena memanfaatkan momentum.  Tapi hendaknya dilakukan tanpa berlebihan. Ukur jumlah konsumsi harian di bulan-bulan selain Ramadhan. Umumnya jumlah konsumsi selama bulan puasa tidak akan jauh berbeda sehingga tidak perlu menyetok banyak-banyak. Berbelanja di awal bulan puasa sebaiknya tidak mencicil tetapi langsung dalam jumlah banyak.

Keuntungannya, Anda hemat waktu dan bisa dapat harga grosir karena membeli dalam jumlah banyak sekaligus. Selain itu umumnya sebelum bulan puasa ada banyak promo khusus berbatas waktu. Anda bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok jauh lebih murah dibanding membeli pada bulan-bulan biasa namun dengan kualitas sama. Tidak kalah penting dalam berbelanja adalah memperhatikan masa kadaluarsa suatu barang. Misalnya telur, maksimal disimpan selama satu bulan.

Supaya lebih aman sebaiknya membeli sekaligus untuk konsumsi maksimal 1 bulan dari waktu pembelian. Kemudian sayur-sayuran yang tidak bisa dibekukan umumnya tahan di dalam kulkas maksimal 3 hari. Maka hindari membeli yang perhitungannya untuk konsumsi sampai satu minggu kedepan karena kualitasnya sudah tidak bagus dan hanya akan terbuang.

Mencari Beberapa Alternatif Pendapatan Sampingan

Satu lagi yang cukup mudah dilakukan namun menguntungkan adalah mencari peluang pendapatan sampingan. Tidak perlu yang rumit dan butuh skill khusus, Anda bisa memaksimalkan hobi dan melihat peluang kebutuhan masyarakat sekitar.

  1. Reseller Baju Lebaran

    Memulai jadi reseller baju lebaran pasti cuan tanpa modal sepeserpun. Cukup manfaatkan sosial media untuk menawarkan produk orang lain. Keuntungan didapat dari margin antara harga di produsen dan yang Anda tetapkan kepada konsumen.

  2. Bisnis Kue Kering

    Bisnis kue kering pasti sudah sangat menjamur menjelang lebaran. Bahkan banyak penjual mulai buka PO sejak memasuki bulan Ramadhan. Namun tidak ada salahnya jika Anda juga mengikutinya dengan menawarkan sesuatu yang beda misalnya kemasan atau varian rasa.

  3. Jasa Pembuatan Takjil

    Menyiasati kenaikan harga kebutuhan pokok dengan menjual jasa juga akan memberikan banyak keuntungan. Selama satu bulan penuh biasanya ada program menyiapkan takjil untuk masjid. Ini adalah peluang menjanjikan dengan menawarkan jasa penyajiannya.

  4. Jasa Pembuatan Hampers

    Satu lagi peluang menguntungkan yang mendatangkan pendapatan adalah jasa hampers. Pasarnya cukup luas dan beragam. Mulai dari perorangan hingga korporasi serta instansi pemerintahan.

Fenomena tahunan Ramadhan dan Lebaran sebetulnya tidak hanya identik dengan belanja dan pemborosan. Justru bisa jadi peluang menguntungkan sebagai implementasi menyiasati kenaikan harga kebutuhan pokok.

Recommended Posts

persiapan sebelum lari marathon
Sports

Persiapan Sebelum Marathon Wajib Pemula Ketahui

Persiapan sebelum marathon apa saja yang harus dilakukan. Kegiatan lari jarak jauh kini sedang banyak menjadi trend apalagi di kalangan para artis, penyanyi, selebgram, dan masih banyak lainnya yang mencoba olahraga satu ini. Bagi Anda yang baru tertarik untuk melakukan kegiatan olahraga seperti ini mungkin bisa melihat beberapa hal harus dipersiapkan sebelumnya. Menjadi bekal penting […]

Athifa Hasanah 
Banyaknya kontroversi film kiblat menyebabkan jadwal penayangan terus diundur.
Film Trending

5 Kontroversi Film Kiblat yang Dilarang Tayang di Indonesia

Baru-baru ini di berbagai media sosial ramai tentang kontroversi film Kiblat yang dibintangi oleh youtuber terkenal Ria Ricis. Selama beberapa tahun terakhir tayangan atau konten dengan genre horor banyak diminati oleh penonton dari berbagai kalangan di Indonesia. Tidak heran akhirnya banyak produser berbondong-bondong membuat film tema horor, Kiblat adalah salah satunya. Namun belum sampai merilis […]

Athifa Hasanah 
Instrumen Kebijakan Fiskal Ini Mendorong Perekonomian Tumbuh
Ekonomi

Instrumen Kebijakan Fiskal Ini Mendorong Perekonomian Tumbuh

Instrumen kebijakan fiskal menjadi poin yang perlu diperhatikan agar pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa sesuai harapan. Karena dengan ini negara mampu menjaga pengeluaran serta pemasukan, sehingga tumbuh stabil. Pertumbuhan tersebut akan berdampak besar bagi kehidupan masyarakat. Jika negatif maka persoalan kemiskinan seakan sulit untuk dihindari, Tetapi, bila sebaliknya kemungkinan daya jual dari masyarakat sangat tinggi. Berbagai […]

Athifa Hasanah